Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas / Christian Medical and Dental Fellowship of Indonesia (CMDFI) 

Sejarah terbentuknya persekutuan medis di Indonesia berawal  dari para mahasiswa dan alumni  medis yang terinspirasi serta memperoleh banyak berkat saat mengikuti konferensi The International Christian Medical and Dental  Association (ICDMA).

Para mahasiswa dan alumni medis tersebut kemudian membentuk Tim Pengembangan Pelayananan Nasional Medis (TPPN Medis) Perkantas. TPPN Medis Perkantas beranggotakan dokter/dokter gigi Kristen yang memiliki komitmen melayani Yesus melalui profesi medis dan sebagai fasilitator kegiatan-kegiatan rohani.

Pada tahun 2002, TPPN Medis Perkantas bergabung dengan ICMDA sebagai perwakilan dari Indonesia dan kemudian mengubah nama menjadi Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas atau Christian Medical and Dental Fellowship of Indonesia (CMDFI).

PMdN Perkantas atau CMDFI terbentuk karena adanya kebutuhan akan persekutuan-persekutuan medis Kristen di Indonesia serta jaringan pelayanan medis Kristen dengan negara-negara lain di seluruh dunia.


Visi & Misi

Visi
Menjadi dokter/ dokter gigi Kristen yang memiliki hubungan pribadi yang erat dengan Tuhan sehingga menjadi tenaga medis yang:

  • Mengintegrasikan iman ke dalam profesi
  • Melayani manusia ciptaanNya secara utuh
  • Menyuarakan kebenaran Firman Tuhan dalam etika medis dan profesi, dan berkontribusi secara aktif bagi gereja, bangsa dan dunia

Misi
PMdN hadir di Indonesia adalah untuk:

  • Menguatkan pemuridan di kalangan mahasiswa dan alumni medis (Discipleship)
  • Memperlengkapi mahasiswa dan alumni medis untuk meneladani Kristus dalam mengerjakan profesinya (Equipping)
  • Memfasilitasi dan membangun jejaring untuk berkontribusi bagi gereja, bangsa dan dunia (Facilitating and Networking)

Landasan Misi
Umum:
Melaksanakan Amanat Agung Yesus Kristus sebagaimana terdapat dalam Matius 28: 19-20 yang berbunyi, “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.”
Khusus :
Meneladani Yesus dalam melayani sesama sebagaimana terdapat dalam Mat 9:35-36 yang berbunyi: “ Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”